Dampak Trauma Psikologis

Dampak Trauma Psikologis

Trauma psikologis adalah pengalaman yang dapat meninggalkan jejak mendalam dalam pikiran, perasaan, dan perilaku seseorang. Dampak Trauma psikologis dapat mempengaruhi cara seseorang merespons berbagai situasi dalam hidupnya. Meskipun banyak orang mengaitkan trauma dengan kejadian fisik seperti kecelakaan atau kekerasan, kenyataannya trauma psikologis juga bisa terjadi akibat peristiwa emosional atau psikologis yang mengejutkan, bahkan yang tampaknya tidak begitu terlihat secara fisik. Peristiwa seperti kehilangan orang terdekat, pengkhianatan, perundungan, atau pengalaman hidup yang sangat menekan, bisa menyebabkan trauma yang tak kalah kuatnya.

Apa yang membedakan trauma psikologis adalah dampaknya yang bisa berlangsung lama, bahkan bertahan selama bertahun-tahun setelah peristiwa tersebut terjadi. Tanpa penanganan yang tepat, dampak trauma bisa memengaruhi kualitas hidup seseorang, mulai dari kesulitan membangun hubungan, masalah kepercayaan diri, hingga gangguan kesehatan mental seperti kecemasan atau depresi. Maka dari itu, sangat penting untuk mengenali tanda-tanda trauma dan mencari bantuan profesional untuk penyembuhan agar dampaknya tidak berlarut-larut.

Pengertian Trauma Psikologis

Trauma psikologis adalah dampak emosional yang terjadi setelah individu mengalami peristiwa yang sangat mengganggu. Untuk penjelasan lebih lanjut mengenai penyebab dan dampaknya, simak informasi di bawah ini.

Definisi Trauma

Secara umum, trauma adalah suatu kondisi yang timbul sebagai reaksi terhadap pengalaman yang sangat stres dan berisiko tinggi. Seseorang yang mengalami trauma biasanya merasa cemas, terkejut, dan bahkan merasa tidak berdaya setelah kejadian tersebut. Reaksi ini mungkin datang dalam bentuk fisik dan emosional yang berlangsung lama setelah kejadian tersebut.

Jenis-Jenis Trauma

Trauma dapat dikategorikan menjadi beberapa jenis, antara lain:

  1. Trauma Emosional: Terjadi setelah peristiwa yang merusak secara emosional, seperti perceraian, kehilangan orang terdekat, atau kegagalan yang besar.
  2. Trauma Fisik: Disebabkan oleh kecelakaan atau kekerasan fisik yang menyebabkan cedera tubuh.
  3. Trauma Psikologis atau Mental: Dampak psikologis yang terjadi setelah peristiwa yang mengejutkan, seperti kekerasan verbal atau pengabaian.

Gejala Trauma Psikologis

Trauma psikologis tidak selalu langsung terlihat, tetapi bisa memengaruhi kehidupan seseorang dalam berbagai bentuk. Beberapa gejala yang umum dialami oleh orang yang menderita trauma psikologis antara lain:

Reaksi Emosional dan Fisik

Seseorang yang mengalami trauma sering kali merasa terjebak dalam perasaan cemas, takut, atau tertekan. Dampak jangka panjang trauma psikologis bisa sangat memengaruhi kualitas hidup mereka. Mereka juga mungkin merasa lelah dan kesulitan tidur. Gejala fisik seperti detak jantung yang cepat, gemetar, atau sakit kepala bisa muncul sebagai reaksi terhadap perasaan cemas yang mendalam.

Perubahan Perilaku dan Pola Tidur

Trauma juga dapat memengaruhi pola tidur dan perilaku seseorang. Mereka bisa mengalami gangguan tidur, seperti insomnia, atau bahkan mimpi buruk yang terus-menerus. Selain itu, mereka juga mungkin merasa terisolasi dan menarik diri dari kehidupan sosial karena rasa malu atau takut akan penghakiman.

Dampak pada Kesehatan Mental

Seni hiburan terapi memberikan dampak positif pada kesehatan mental, seperti mengurangi stres dan meningkatkan kesejahteraan emosional. Penjelasan lebih lanjut tentang pengaruhnya bisa Anda temukan di bawah ini.

Depresi dan Kecemasan

Trauma yang tidak ditangani dapat berkembang menjadi gangguan kesehatan mental yang lebih serius, seperti depresi dan kecemasan. Seseorang yang merasa cemas terus-menerus atau terjebak dalam perasaan sedih dan tidak berdaya mungkin mengalami gejala klinis yang mengarah pada depresi. Perasaan ini sering kali datang secara tiba-tiba dan bisa berlangsung lama.

PTSD (Post-Traumatic Stress Disorder)

Post-Traumatic Stress Disorder atau PTSD adalah gangguan mental yang timbul setelah seseorang mengalami peristiwa traumatik yang besar. Gejalanya meliputi kilas balik peristiwa traumatik, kecemasan yang berlebihan, serta perasaan terasing dari lingkungan sekitar. PTSD dapat memengaruhi kehidupan seseorang secara signifikan, sehingga sulit untuk berfungsi secara normal dalam kehidupan sehari-hari.

Mengatasi Trauma dan Mencari Bantuan

Menghadapi trauma bukanlah hal yang mudah, tetapi ada beberapa cara yang bisa membantu proses pemulihan.

Mencari bantuan dari seorang profesional seperti psikolog atau psikiater adalah langkah penting dalam mengatasi trauma. Terapi kognitif perilaku (CBT) adalah salah satu jenis terapi yang dapat membantu seseorang mengatasi perasaan dan pikiran negatif yang berkaitan dengan trauma. Terapi ini memungkinkan seseorang untuk memahami bagaimana perasaan mereka memengaruhi perilaku dan memberikan cara untuk mengubah pola pikir yang merugikan.

Mengungkapkan perasaan kepada keluarga atau teman dekat juga bisa menjadi langkah yang sangat membantu dalam proses pemulihan. Dukungan emosional yang datang dari orang-orang yang peduli dapat memberikan rasa aman dan membantu mengurangi perasaan terisolasi yang sering dialami oleh korban trauma.

Referensi

  • https://hellosehat.com/mental/gangguan-kecemasan/trauma/
  • https://www.halodoc.com/artikel/ini-dampak-psikologis-trauma-masa-kecil-pada-orang-dewasa?srsltid=AfmBOorN6Iu_C_KcNaQr-WjmjL9_wsoffN5YL4RimSNS85rQwv4PdrIK
  • https://e-journal.usd.ac.id/index.php/solution/article/view/3387
This Is The Newest Post
Buka Komentar
Blogger
Disqus
Komentar

Advertiser